SELF-CARE MANAGEMENT DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA DIABETES MELITUS DI LAYANAN KESEHATAN PRIMER
Abstract
Latar Belakang Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat secara global dan nasional. Ketidakpatuhan terhadap perilaku self-care pada penderita DM berkontribusi terhadap buruknya kontrol glikemik dan meningkatnya risiko komplikasi, yang selanjutnya dapat menurunkan kualitas hidup. Di wilayah kerja Puskesmas Cibulan, masih ditemukan tingginya jumlah penderita DM dengan kepatuhan pengendalian gula darah yang rendah. Tujuan mengetahui hubungan self care dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuntitatif desain deskriptif correlational dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakn porpusive sampling dengan jumlah sampel 55 orang dari populasi 121 orang. Instrument yang digunakan menggunakan kuesioner Summary Of Diabetes Self Care (SDSCA) dan Diabetes Quality Of Life (DQOL). Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan p= 0,001 (p= < 0,005). Hasil Dan Pembahasan Hasil analisis uji chi-square dengan α = 0,05 (5%) antara self care terhadap kualitas hidup penderita DM di Wilayah Kerja Puskesmas Cibulan mempunyai nilai signifikan ρ sebesar 0,001 (ρ < 0,05), maka H0 ditolak, artinya ada hubungan secara signifikan antara self care terhadap kualitas hidup penderita diabetes melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Cibulan. Kesimpulan self care dengan kualitas hidup penderita diabetes melitus yang diharapkan dapat meningkatkan status kesehatan dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut.
.jpg)
